Linux Mint 10 LXDE Automatic Login

Posted: Agustus 14, 2011 in Linux

Kebiasaan menggunakan Linux Mint ber desktop XFCE dan GNOME membuat bingung ketika harus setting Automatic Login pada Linux Mint 10 ber desktop LXDE, jika pada XFCE atau GNOME kita tinggal klik Menu “Administration>Login Screen” namun tidak demikian di LXDE, untuk melakukan set Automatic Login kita harus mengedit file default.donf yang ada di /etc/lxdm,

Ok langsung saja, gunakan editor kesayangan mu :), untuk terminal base bisa gunakan nano, untuk graphic base bisa gunakan leafpad.

– buka terminal

– $ sudo leafpad /etc/lxdm/default.conf

– edit baris berikut

[base]
autologin=mint
session=/usr/bin/startmintlxde
# numlock=0
greeter=/usr/lib/lxdm/lxdm-greeter-gtk

– ganti nama user pada baris autologin sesuai dengan user pada komputer, misal

[base]
autologin=ridd
session=/usr/bin/startmintlxde
# numlock=0
greeter=/usr/lib/lxdm/lxdm-greeter-gtk

– simpan dan restart komputer, user ridd akan login otomatis pada awal booting.

Iklan

Aplikasi game Facebook Zynga Poker, sepertinya salah satu apliksai game di facebook yang paling banyak dimainkan selain Ninja saga, Mafia Wars dkk. Aku sih bukan penggemar permainan Poker, lha wong maininnya aja gak bisa, maklum dari kecil jarang mainin kartu “remi”, paling juga ular tangga atau monopoli 🙂

Cukup ah basa basinya, gini nih ceritanya saya menggunakan Linux Mint Helena XFCE (turunan ubuntu 9.10 Karmic Koala) dengan browser Firefox 3.6.3 beberapa komputer lagi menggunakan Linux Mint Felicia XFCE (turunan ubuntu 8.10 Intrepid Ibex) dengan Firefox 3.0.6, game zynga poker tidak dapat berjalan utuh, fitur Table List dan Buddies tidak dapat tampil dan jika membuka jendela chatting akan selalu berada di belakang tampilan zynga poker tersebut, mungkin ini juga terjadi pada distro ubuntu ataupun distro linux yang lain, upgrade Flash Player terbaru ternyata tidak menyelesaikan masalah, kemungkinan hal tersebut disebabkan bug flash player untuk linux karena melihat orang yang menggunakan windows ( melihat aja karena aku bukan pengguna windows ) ternyata semua fitur permainan tersebut berjalan lancar.

Lalu pemecahan masalahnya gimana? harus ganti OS ? ganti ke windows ? eits..eits… ntar dulu masa gitu aja mo ganti OS ? terlalu…….., pemecahannya gampang kok cukup ganti library flasplayer libflasplayer.so dengan library flasplayer versi 10.1.p2, tidak perlu menginstall kembali flash player, berikut langkahnya :

1. download flashplayer 10.1.p2 dari link di bawah ini, setelah selesai download, tutup semua  web browser termasuk jendela bekas download

http://download.macromedia.com/pub/labs/flashplayer10/flashplayer10_1_p2_linux_121709.tar.gz

2. extract paket

$ tar  -xzvf  flashplayer10_1_p2_linux_121709.tar.gz

3. masuk ke direktori hasil extract paket

$ cd  install_flash_player_10_linux

4. ubah user menjadi super user

$ sudo -s

5. copy libflashplayer.so ke /usr/lib/flashplugin-installer

# cp libflashplayer.so /usr/lib/flashplugin-installer

selanjutnya buka web browser dan saatnya testing, selamat mencoba.

Berusaha Tidak Malas Menulis

Posted: Juni 10, 2010 in Ngoceh

Setelah blog ini ditelantarkan sekian lama oleh sang pemilik (siapa sih pemiliknya ? dasar… 🙂 ) dan setelah membaca tulisan yang Bersumber dari blog seorang penerima penghargaan SUPER BLOG, Jonru

Semoga menjadi inspirasi dan penyemangat untuk menulis.

Banyak orang yang suka menulis, tapi mereka dihinggapi penyakit MALAS. Pada waktu tertentu, mereka sangat bersemangat dan menggebu-gebu (terlebih ketika mengikuti pelatihan penulisan). Tapi setelah itu, kembali loyo :(

Maka salah satu pertanyaan yang paling sering saya terima dari teman-teman penulis adalah, “Bagaimana cara menghilangkan penyakit malas menulis tersebut?”

Terima kasih kepada Pak Ikhwan Sopa, karena dari beliaulah untuk pertama kalinya saya mendapat KIAT JITU dalam mengatasi penyakit yang satu ini.

Berikut kiatnya:
Dalam melakukan apapun, Anda pasti punya tujuan, bukan? Termasuk dalam menulis, Anda pasti punya tujuan terrtentu. Apa yang membuat Anda ingin menjadi penulis? Jawaban atas pertanyaan ini adalah tujuan Anda.

Sayangnya (bahkan anehnya), banyak teman penulis yang justru bingung ketika ditanyai seperti ini. Mereka menjawab dengan ragu-ragu plus malu plus bingung, “Hm… apa ya? Apa tujuan saya?”

Hehehehe… lucu sekali, bukan?

Jawaban seperti ini sama seperti situasi ketika seseorang mencegat taksi di tepi jalan. Lalu ketika si supir taksi bertanya “Mau ke mana?”, dia menjawab, “Hm.. ke mana ya?”

* * *

Bila Anda bingung soal tujuan, maka SANGAT TIDAK ANEH ketika Anda malas-malasan dalam menulis. Sebab Anda tidak punya SESUATU untuk memompa semangat Anda.

Coba lihat perilaku seorang karyawan yang disuruh mengerjakan tugas tertentu oleh bosnya, sedangkan si karyawan ini tidak mengerti apa tujuan dari tugas tersebut. Dapat dipastikan, si karyawan akan ogah-ogahan atau merasa terpaksa ketika mengerjakan tugas tersebut. Dia bekerja hanya untuk melunasi kewajibannya. Itu saja. Titik.

Berbeda halnya bila sebelum memberikan tugas, si bos menjelaskan dengan detil apa maksud dari tugas tersebut, apa tujuannya, dan hasil seperti apa yang diharapkan. Si karyawan pasti lebih bersemangat. Apalagi bila di dalam tujuan tersebut sudah tercakup hal-hal yang menyangkut kepentingan si karyawan, seperti, “Bila sukses mengerjakan tugas ini, itu akan berdampak besar terhadap peningkatan karir kamu.”

* * *

Maka, bila Anda ingin menghalau penyakit MALAS MENULIS dari dalam diri Anda, HAL PERTAMA yang harus Anda lakukan adalah mendefinisikan dan mempertegas tujuan utama Anda dalam menulis.

Saya tentu tidak mendikte Anda dalam hal ini, sebab setiap orang tentu punya tujuan yang berbeda-beda dalam hidupnya. Walau kita sama-sama suka menulis, saya yakin bahwa tujuan kita tidak mungkin sama seratus persen.

Namun karena banyak orang yang masih bingung soal tujuan ini, saya akan membantu memperjelasnya di bawah ini.

Ada beberapa CONTOH tujuan yang dapat Anda jadikan inspirasi (saya tidak menggunakan istilah “yang dapat Anda pilih”, sebab ini bukan multiple choises).

  1. Untuk berbagi ilmu/wawasan/pengetahuan dengan orang lain.
    .
  2. Untuk berdakwah dan beribadah lewat tulisan;
    .
  3. Untuk menghibur diri sendiri (sebab menulis ternyata bisa juga digunakan untuk self therapy seperti mengatasi stress dan sebagainya).
    .
  4. Untuk aktualisasi diri.

Tujuan manakah yang sesuai dengan hati nurani Anda?

Anda bisa memilih satu di antara empat poin di atas, atau Anda bisa menentukan berdasarkan kemauan Anda. Semua terserah Anda :)

Perlu diingat:

  1. Yang tertulis di atas hanya contoh sebagai BAHAN INSPIRASI belaka, BUKAN BAHAN UNTUK DIPILIH. Kalau tidak ada di antara ke-4 poin di atas yang sesuai dengan tujuan Anda, silahkan tentukan sendiri.
    .
  2. Seiring perjalanan hidup, tujuan seseorang bisa berubah-ubah. Karena itu, tentukan saja pilihan yang sesuai dengan hati nurani Anda SAAT INI. Bila misalnya dua tahun lagi tujuan Anda ternyata berubah, it’s okay. No problem.

* * *

Setelah menetapkan tujuan yang jelas, saatnya Anda memegangnya dengan sungguh-sungguh, menjadikannya panduan dalam langkah-langkah Anda selanjutnya.

Katakanlah Anda memilih nomor 4, yakni aktualisasi diri. Maka bila suatu saat nanti Anda malas-malasan dalam menulis, cobalah ingat lagi tujuan ini. Pikirkan hal-hal buruk yang dapat menimpa Anda bila tidak menulis:

  1. Saya tak bisa mengaktualisasikan diri.
    .
  2. Orang-orang tidak akan mengetahui potensi diri saya, karena saya belum juga menulis untuk mengaktualisasikan diri saya.
    .
  3. Saya masih bernasib seperti ini, masih diejek orang, masih diremehkan, masih tidak dianggap.

Ketika memikirkan hal-hal buruk seperti itu, yakin deh bahwa ada sesuatu yang “panas” di dalam hati Anda (percaya atau tidak, hati saya juga ikut panas ketika menulis ketiga poin di atas). Dan rasa panas seperti itulah yang nantinya bisa kembali membangkitkan motivasi Anda. Rasa malas Anda pun sirna seketika, berubah menjadi semangat yang menggebu-gebu!

* * *

Selain kiat di atas, ada beberapa KIAT TAMBAHAN yang dapat Anda terapkan:

  1. Rajin-rajinlah bertandang ke toko buku atau pameran buku. Perhatikan buku-buku yang dipajang di rak yang berjejer. Katakan pada diri sendiri, “Seharusnya buku saya yang dipajang di sini. Kenapa belum dipajang juga?”
    .
  2. Bergabunglah dengan komunitas penulis. Ada Forum Lingkar Pena (FLP), atau milis-milis penulisan yang banyak tersedia di internet. Di komunitas seperti ini, Anda akan bergaul dengan para penulis lain. Pergaulan inilah yang bisa membantu Anda untuk terus termotivasi.
    .
  3. Hadirilah acara launching buku, bedah buku, atau pelatihan penulisan Acara-acara seperti ini pun bisa menjadi kompor tersendiri bagi motivasi Anda.

sumber : http://www.jonru.net/kiat-mengatasi-penyakit-malas-menulis

Migrasi ke Zencafe Linux

Posted: September 2, 2007 in Linux

Setelah lama cari and nyoba2 bermacam distro dari mulai ubuntu, kubuntu, freespire, mandriva2007, pclinux 2007, gentoo wah smua bagus-bagus tapi waktu aq noba jalanin di komp PIII/ram 128 MB dan P IV/ram 128 MB waduh jadinya lambatnya kayak siput , tambah lagi ramnya pada sharing ma vga, jadinya komputernya kayak kebnyakan makan MSG, lemotnya setengah idup,

Pas lagi browsing eh dapet info ada distro Zenwalk yang udah dirombak ma Mas Anjar Hardiena, pengen nyoba ah, eh ternyata bagus juga buat ukuran desktop xfce, aplikasi-aplikasi nya dah lengkap sesuai yang aku butuhin :

– Browser : Firefox 2.0

– Chat : pidgin, Xchat IRC, GYach

– Office : OpenOffice 2.2 [ base, calc, impress, math, draw, writer ]

– Multimedia : audacious, mplayer [.mpg .divx .mp3 .avi .mov .qt .rm .wma .wav .asf .wmv .mka ] (pokoknya support banyak banget deh jadi gak ada masalah buat penggemar DVD)

– PlugNplay ufd, ipod

– Billing CCL (Cafe Con Leche) server&client

Weleh-weleh sebuah kombinasi yang pas buat warnet lagian konfigurasi billing ccl nya gak terlalu ribet.

Akhirnya 20 komputer client dalam beberapa kejap jadi zencafe yang awalnya Windows CE (crack edition maksudnya), installasinya gak terlalu lama sekitar 20 menit pada komputer P III 1 Ghz ram 128, pengantar installasi pake text mode yang cukup user friendly.

Hallo ridd

Posted: Agustus 31, 2007 in Tak Berkategori

Aduh agak canggung mo nulis neh, sebenernya bikin Blog WordPress nya dah lamaaaa banget tapi nggak pernah diisi-isi, nggak pede kali ya soalnya ridd bukan penulis yang bagus seh tapi gapa lah, ridd mo mulai dari sekarang so buat teman-teman yang udah lama nunggu-nunggu launching blog nya ridd, kali ini dengan berat hati dan permintaan maaf yang sebesar-besarnya tanpa mengundang teman-teman pendekar dunia persilatan,  dengan ini saya nyatakan https://ridd.wordpress.com dinyatakan “DIBUKA” (tepuk tangan donk….)